Pages

Saturday, 16 November 2013

Candlestick. Apa itu Hammer dan Hanging Man ?

Apa Itu Hammer? Sebuah Hammer adalah jenis pola candlestick reversal ke arah bullish, yang terdiri dari hanya satu candle. Ditemukan pada saat pasar forex dalam keadaan tren turun. Candle tampak seperti palu/Hammer, karena memiliki garis panjang lebih rendah dan tubuh candle yang pendek di bagian atas candle dengan sedikit atau tanpa garis di atas. Agar candle menjadi Hammer yang valid sebagian besar trader mengatakan garis lebih rendah harus dua kali lebih besar dari ukuran bagian tubuh candle, dan tubuh candle harus berada di ujung atas dari range perdagangan. Merupakan Signal adanya pembalikan trend/reversal naik saat trend sedang turun
Apa Itu Hanging Man? hanging man sama seperti bentuk hammer. namun merupakan indikasi reversal kearah bearish. ditemukan pada saat pasar forex sedang tren naik. Merupakan Signal adanya pembalikan trend/reversal turun saat trend sedang naik
hammer dan hangingman
contohhammer copy

Catatan : Hammer dan Hanging Man bisa Hitam atau Putih tidak masalah. yang membedakan hanya hammer saat trend turun dan hanging man saat trend naik


Sumber dari : http://www.nusaforex.com/apa-itu-hammer-dan-hanging-man-15046.html

Teknik Persilangan Moving Average

Sistem Trading forex Menggunakan Persilangan Moving Average adalah sistem sederhana yang didasarkan pada persilangan dari dua indikator standar – Fast EMA (exponential moving average) dan EMA lambat. Untuk mengetahui apa itu indikator Moving Average (MA), Lihat Artikel Disini
Keunggulan Strategi ini
  • Strategi yang sangat mudah diikuti.
  • Menggunakan Indikator yang sederhana
  • Sangat mudah untuk mengatur stop-loss.
Kelemahan Strategi ini
  • MA termasuk Momentum Indikator, sehingga agak sedikit terlambat
  • Hanya efektif ketika pasar datar-datar saja
Setting Strategi
  •  Bisa digunakan padaSetiap pasangan mata uang dan timeframe berapapun
  •  Masukkan exponential moving average pada grafik, atur periode ke 9, lalu apply dan atur warna menjadi merah  – garis ini akan kita sebut FMA.
  •  Tambahkan lagi exponential moving average pada grafik, mengatur periode untuk 14, atur warna menjadi biru  – garis ini akan kita sebut Slow Moving Average (SMA) – (Jangan disamakan dengan Simple Moving Average)
Kondisi Entry Posisi
Masuk posisi Buy (Bullish) ketika FMA melintasi SMA dari bawah.
Masuk posisi Sell (Bearish) ketika FMA melintasi SMA dari atas.
Kondisi Exit Posisi
Stop-loss untuk posisi buy harus ditetapkan ke di Rendah dari candle terakhir sebelum persilangan terjadi. Untuk posisi sell – di harga tinggi dari candle terakhir sebelum persilangan terjadi.
Take-Profit harus tergantung pada stop-loss dan harus tidak kurang dari stop-loss. kami sarankan pengaturan TP menjadi 1,5 * SL atau 2 * SL.
Jika persilangan lain muncul sebelum stop-loss atau take-profit close langsung posisi anda
Contoh lihat pada gambar
sistem-moving-average


Sunday, 10 November 2013

Teknik Trading Menggunakan Indikator Bolinger Band

Analisa dengan bollinger bands

Bollinger band adalah sebuah indikator yang digunakan untuk mengukur volatilitas suatu pasar.Pada dasarnya, indikator ini memberitahu kita apakah pasar sedang tenang atau pasar sedang ramai . Sehingga kita bisa menentukan strategi apa yang akan kita gunakan untuk pasar yang tenang dan strategi apa yang kita gunakan pada pasar yang ramai.
Karena berkaitan dengan keramaian pasar , maka ada hubungannya dengan volume. Oleh karena itu penggunaan bollinger band sangat baik jika di sandingkan dengan indikator volume.
Satu hal yang perlu anda ketahui tentang band Bollinger adalah bahwa harga cenderung untuk kembali ke tengah band.itu karena bollinger band juga berfungsi sebagai support dan resistance dinamis.
 Berikut ini beberapa entry point menggunakan bollinger bands :
1. Entry point untuk strategy buy bottom sell top
Inti dari strategy buy bottom sell top membeli atau menjual di ujung trend dima harga akan bali arah . Sebagai dinamis support and resistamce,bollinger band memberikan signal bahwa harga akan balik arah , yaitu ketika pita band mendatar atau menyempit dan grafik menyentuh pita band luar ,disertai kondisi market yang jenuh.
bollinger band 02
2. Entry point strategy breakout
Break out adalah kondisi dimana pecahnya sebuah batas yang selama ini jadi support atau resistance. Pada kondisi breakout , pita band melebar . Sehingga entry point untuk strategy ini adalah ketika grafik menembus support atau resistance yang di bentuk oleh bollinger bands , disertai band yang melebar dan volume yang meningkat .
3. Entry point strategy koreksi
Koreksi terjadi setelah trend panjang atau gerakan kuat terjadi . Entry pointnya adalah ketika grafik menyentuh atau mendekati garis band tengah setelah terjadi trend panjang atau gerakan kuat , disertai kondisi yang jenuh .
bollinger band 04
Itulah cara menggunakan bollinger band untuk trading forex kita.

AUD/USD: Points to a test 0.9000


Australian dollar had been on the losing side this week, with both the fundamental and the technical picture suggesting the fall is just starting. As for the fundamental point of view, RBA governor Stevens made it clear that Aussie is way  overvalued earlier this week; with rates at 2.5%, the Central Bank may well decide another rate cut for next month. Employment readings in Australia also missed expectations, while US data surpassed expectations and even included upward reviews for past months. 

Technically the pair seems to have formed a H&S figure clear in the daily chart, with the shoulders around the 38.2% retracement of the 1.0580/0.8846 year fall at 0.9510 and the head at past October high and 50% retracement of the same rally around 0.9740. Having broke below the neckline and with daily indicators showing a strong bearish tone, the pair has room to extend its slide towards 0.9000, target of the figure. 

A price acceleration below the weekly low of 0.9351 should see a downward continuation towards 0.9260 area, strong static support level, while a break below this last will confirm the rest of the key psychological 0.9000 figure. Former low at 0.9420 acts as immediate resistance, and a recovery above may see a pullback towards 0.9510 area, denying the bearish continuation.




Monday, 9 September 2013

Don't Take Revenge on the Market – You Just Can't

When you lose a trade and the market goes totally against your direction, you sit and think about you did and how you can improve your trading the next time. 

But when your trade just touches your Stop Loss and then goes in your favor without you? Or if it falls short of your Take Profit and then meets your Stop Loss order. Frustrating, isn’t it? Don’t you want to take revenge?

As the headline suggests, you can’t take revenge on the market. It’s just too big, and it doesn’t care.

Too many traders want to compensate such very frustrating losses in one big bang. They don’t check market conditions and just enter one big trade that hopefully will erase all their losses all at once.

This “double or nothing” attitude has a huge potential for doubling your losses or leaving you with nothing. Remember that Martingale can lead to a margin call.

So what can you do?

  • Take a break: Taking some time to distance yourself from the losses will calm you down and help you think straight.
  • Analyze your losses: What caused your losses? Is your system wrong, or does it need tweaks? Did you trade according to your plan? Consulting a trading pal can certainly help you see the big picture.
  • Return with a clean mind set: And not with vengeance. Apart from being calm, it’s important to keep your positions small. Recovering your losses will take time, probably more time than it took you to lose that money. If you follow the 2% rule, your account is likely smaller now. So, you’ll have to use smaller positions in order to limit your risk. Yes, it will take more time and more trades to recover the losses. Nevertheless, trying to overcompensate can only lead to deeper losses.
  • Don’t take shortcuts: Climbing uphill can be frustrating once again, and you might tempted to enlarge your positions too quickly after a successful win or two. Unfortunately this can lead to the same pit all over again. So, it’s important to stay focused and keep climbing up slowly.

Sunday, 8 September 2013

Tuesday, 27 August 2013

Teknik Scalping High Low

Teknik Scalping Untuk High Low

Alhamdulillah. Result 26-27 August 2013..Enter Sell AUDUSD dan USDJPY.
TP 20 pips. Guna Semi Auto untuk kira Profit.


Tuesday, 20 August 2013

High Low Trading Strategy

Satu Teknik Mudah untuk anda membuat profit dalam trading Forex. Teknik ini dikenali High Low Trading Strategy. Tapi bukan mudah untuk kita mengenal pasti High dan Low sesuatu Candle Price.

Dengan Money Mangement yg baik x mustahil lebih 100% profit sebulan pakai teknik ni..



Jadi di sini saya memperkenalkan satu template untuk anda kenal High Low Graf Matawang anda...Anda Sell bila High level dan Buy pada Low Level...


Cara Nak Entry

Apabila muncul tanda bulat warna kuning pada bahagian atas maka bersiap sedia lah untuk masuk Sell...Dan apabila muncul tanda Kuning di bahagian bawah maka bersedialah untuk BUY...TP ikut signal pun boleh iaitu bila kita sell so apabila muncul tanda bulat kuning di bawah kita close sell..atau amik tp sekitar 40 - 80 PIPS jika guna di Time Frame Hour 4. Stop Loss Biasa saya letak dalam 20-30 saje..Kalu ditakdirkan kene stop loss anda boleh gandakan Lot masuk entry yang sama pada harga yg lebih tinggi..


Nak Template Ini berserta Indicator ??

Saya bagi percuma tak perlu bayar..cuma perlu register akaun di INSTA FOREX di bawah link Affiliate saya je..

Caranya Register Akaun Baru dan bahagian Affiliate Kod masukkan : IMK
Lepastu sila e-mail saya no acc trading anda..Lepas Confirmation saya akan e-mail anda template ini.
Hanya akaun yang register dengan Affiliate saya je dapat Buka template ini kerana saya akan letak Acc Protection..

E-mail : chipmunkfx79@gmail.com

Selamat Buat Profit...