Pages

Saturday, 16 November 2013

Teknik Persilangan Moving Average

Sistem Trading forex Menggunakan Persilangan Moving Average adalah sistem sederhana yang didasarkan pada persilangan dari dua indikator standar – Fast EMA (exponential moving average) dan EMA lambat. Untuk mengetahui apa itu indikator Moving Average (MA), Lihat Artikel Disini
Keunggulan Strategi ini
  • Strategi yang sangat mudah diikuti.
  • Menggunakan Indikator yang sederhana
  • Sangat mudah untuk mengatur stop-loss.
Kelemahan Strategi ini
  • MA termasuk Momentum Indikator, sehingga agak sedikit terlambat
  • Hanya efektif ketika pasar datar-datar saja
Setting Strategi
  •  Bisa digunakan padaSetiap pasangan mata uang dan timeframe berapapun
  •  Masukkan exponential moving average pada grafik, atur periode ke 9, lalu apply dan atur warna menjadi merah  – garis ini akan kita sebut FMA.
  •  Tambahkan lagi exponential moving average pada grafik, mengatur periode untuk 14, atur warna menjadi biru  – garis ini akan kita sebut Slow Moving Average (SMA) – (Jangan disamakan dengan Simple Moving Average)
Kondisi Entry Posisi
Masuk posisi Buy (Bullish) ketika FMA melintasi SMA dari bawah.
Masuk posisi Sell (Bearish) ketika FMA melintasi SMA dari atas.
Kondisi Exit Posisi
Stop-loss untuk posisi buy harus ditetapkan ke di Rendah dari candle terakhir sebelum persilangan terjadi. Untuk posisi sell – di harga tinggi dari candle terakhir sebelum persilangan terjadi.
Take-Profit harus tergantung pada stop-loss dan harus tidak kurang dari stop-loss. kami sarankan pengaturan TP menjadi 1,5 * SL atau 2 * SL.
Jika persilangan lain muncul sebelum stop-loss atau take-profit close langsung posisi anda
Contoh lihat pada gambar
sistem-moving-average


No comments:

Post a Comment